16 Panduan Cara Menulis Artikel SEO Friendly. DIJAMIN BISA!

Beri saya waktu 9 menit, maka saya akan mengajari Anda bagaimana menulis artikel yang seo-friendly dan pastinya bakalan di sukai pengunjung...

Tidak banyak yang tahu bagaimana menulis artikel yang seo friendly. Jika sekedar menulis artikel yang teratur dan lancar, banyak blogger yang sudah ahli.

Menariknya

Setelah Google meningkatkan kemampuan mesinnya, mesin pencari nomer satu ini jadi mengerti bagaimana artikel yang berkualitas, termasuk untuk kita, calon pembaca.

Menulis artikel yang seo friendly itu mudah. Sudah banyak blogger yang membagi-bagikan tips-tipsnya.

Masalahnya,

Semua tips-tips tersebut sudah kadaluarsa alias basi.

Anda tidak akan melihat perkembangan yang signifikan pada situs yang Anda kelola, jika masih menerapkan gaya “outdated” dalam menulis artikel yang katanya “seo friendly”.

Ini diakibatkan kemampuan algoritma terbaru Google yang bisa mendeteksi apakah konten tersebut berkualitas atau tidak, terutama dari sisi pengalaman pengguna (user experience).


Maka dari itu, saya akan menjelaskan kepada Anda, kurang lebih 7-9 menit bagaimana Anda akan langsung bisa menulis artikel yang seo friendly.

DIJAMIN! 😎

 

  • Pengalaman Pengguna Adalah Nomor 1

Artikel yang baik adalah artikel yang mampu meningkatkan pengalaman pembaca dalam memahami informasi.

Untuk itulah mengapa saya masukkan pengalaman pengguna di urutan pertama. Dan semua yang akan saya tulis nantinya akan terus ada kaitannya dengan pengalaman pengguna atau biasa disebut dengan “user experience”.

Mungkin Anda bertanya-tanya,

Kenapa ini penting?

Sederhana.

Alasannya, pengalaman pengguna sangat tidak mungkin di kendalikan atau di manipulasi oleh pembuat konten.

Anda tidak bisa memaksa pembaca untuk terus membaca tulisan atau artikel tersebut jika kualitasnya sangat jelek.

Inilah yang menjadi salah satu faktor Google dalam menentukan peringkat website di halaman pertama, yang konon katanya masih ada 199 faktor lainnya apakah situs tersebut layak atau tidak berada di nomor satu.


Sekarang,

Salah satu ciri-ciri pengalaman pengguna yang baik adalah bagaimana mereka berinteraksi dengan blog Anda, apakah aktivitas mereka jadi lebih mudah dan cepat atau sebaliknya, lama dan berat sehingga waktu mereka habis sebelum membaca habis artikel tersebut.

Parahnya,

Mereka bahkan langsung kembali ke Google tanpa sempat menjelajahi lebih lama blog Anda untuk menemukan artikel yang sesuai kebutuhan mereka.

Jangan sampai blog Anda menjadi korban kejengkelan pengunjung.

Anda mungkin belum tahu,

Semua artikel unik yang baru saja di publikasikan oleh penulisnya, akan berada di peringkat satu Google tanpa Anda susah-payah mencari backlink.

Sayangnya,

Artikel Anda tidak akan bertahan lama jika kualitasnya tidak sesuai dengan keinginan pembaca.

Saya tidah tahu apakah Anda setuju apa tidak,

Faktanya, sudah menjadi rahasia umum Google mematai-matai aktivitas kita ketika berselancar di dunia maya. Meskipun banyak yang menolak ide ini.  

Pengalaman pengguna ini bukan sekedar teori, tapi sudah dibuktikan oleh salah satu anggota dari forum Blackhatworld, John Limbocker. 

Dia mengulas panjang lebar mengenai bagaimana user experience menjadi pertimbangan google dalam menentukan peringkat situs.

Anda bisa baca selengkapnya di sini

Meskipun Anda memiliki kemampuan luar biasa dalam menulis artikel yang seo friendly, namun pengalaman pengguna Anda abaikan, maka hasilnya tidak akan seperti yang Anda harapkan.

Bagaimana konsep pengalaman pengguna yang baik?

Ada banyak.

Salah satunya, artikel yang memiliki kualitas tinggi dan mampu menghipnotis pembaca.

Selain itu, beberapa pengaruh di bawah ini juga ikut menentukan;

  • Tampilan situs Anda yang sangat terurus atau terawat
  • Pengguna mudah menjelajahi situs Anda (easy navigation)
  • Tulisan di situs Anda gampang dibaca
  • Minim kesalahan dalam penulisan
  • Hubungan antara pemilik dan pengunjung yang baik (share, komentar, diskusi)
  • Akses situs yang cepat
          
Jadi, pastikan Anda memberikan artikel yang baik dan berkualitas dengan tujuan meningkatkan pengalaman pengguna (User Experience).



artikel-seo-friendly


  • Judul Artikel Anda Terdapat Kata Kunci

Goggle merayapi (crawl) judul artikel yang baru di publikasikan untuk menentukan topik apa yang menjadi pembahasan artikel secara keseluruhan.

Ini artinya, Anda harus menulis kata kunci di judul artikel agar meningkatkan kemungkinan artikel Anda mejeng di halaman pertama.

Absennya kata kunci di judul postingan Anda hanya menambah beban robot google untuk mencari tahu apa tema dari artikel Anda.

Hati-hati,

Ini juga bisa berdampak pada pengalaman pengguna.

Kenapa demikian?

Jika Anda memaksa Google untuk menebak-nebak apa topik dari artikel Anda, maka bisa saja Google salah dalam melihat topik artikel Anda dan menempatkan pada kategori yang berbeda.

Sekarang,

Penempatan kata kunci yang di sarankan adalah pada awal judul. Semakin awal akan semakin baik.

Contoh;

Anda membidik kata kunci “Peluang usaha rumahan”

Judul artikel anda yang baik itu adalah seperti ini;

“20 Peluang Usaha Rumahan Yang Menjanjikan Hasil Kreasi Pemuda Miskin”

Jangan menulis judul artikel yang sepert ini;

“Pemuda Ini Awalnya Miskin, Lalu Jadi Kaya Karena Menemukan Peluang Usaha Rumahan Yang Menjanjikan”


Saya sering sekali melihat judul clickbait seperti ini.

belajar-seo
sumber: rohadiright.com



Jangan menulis judul seperti itu. Judul clickbait tersebut membuktikan kualitas artikel yang jelek.

Tentu saja, tidak ada aturan baku bagaimana Anda harus menulis judul artikel. Sesuaikan dengan kebutuhan pembaca dan rasa penasaran mereka.

Untuk menambah pemahaman Anda, baca panduan lengkap dalam bahasa Inggris tentang penulisan title dan meta description di sini.

  • Pastikan Penulisan Judul Yang Memikat dan Klikable

Dari salah satu contoh yang saya berikan di atas, masih banyak yang merasa belum mampu untuk menulis judul artikel yang sesuai pedoman.

Masalahnya,

Jika menulis judul berdasarkan kata kunci yang akan di bidik, maka akan terlihat aneh dan kaku ketika dibaca.

Tapi, jika menulis judul yang apa adanya, malah kata kunci yang kesulitan di masukkan.

Mungkin Anda tertarik,

Solusinya,

Bisa menggunakan plugin All in One SEO pack bagi Anda yang membangun blog dengan platform Wordpress. Atau plugin yang mirip-mirip dengan AIOS.

Menariknya,

Fungsi dari plugin ini menulis ulang judul artikel postingan. Sehingga akan ada dua judul, satu untuk mesin pencari dan satunya untuk pembaca.



belajar-nulis-artikel-seo-friendly
sumber: rohadiright.com
Jangan melebihi 60 huruf ketika Anda membuat judul artikel, terutama judul untuk mesin pencari. Tujuannya agar tidak di potong karena terlalu panjang.

Setelah update terbaru dari Google, setiap judul tag (title tag) di SERP dibatasi menjadi 600px, terutama berkaitan dengan jumlah karakter, termasuk penggunaan huruf besar dan kecil, spasi, tanda baca dan sebagainya.


Sekarang,

Perhatikan untuk judul mesin pencari ini pastikan tetap baik di baca. Tujuannya agar calon pengunjung yang membaca judul tidak merasa aneh ketika membaca judul dari artikel Anda.

Dampaknya jika judul artikel Anda di mesin pencari tidak bagus di baca, maka bisa menurunkan rasio klik dan ini berakibat posisi situs Anda di mesin pencari bisa di rebut pesaing. 

Pernah memikirkan sampai ke sana?

Anda mungkin tertarik,

Anda bisa melihat contoh situs-situs AGC atau situs Auto Generate Content.

Untuk merangking kata kunci yang potensial, situs-situs AGC sangat sulit dan jarang ada yang muncul di halaman pertama Google.

Menurut referensi yang saya baca, ini mungkin di sebabkan penulisan deskripsi dan judul yang tidak rapi alias berantakan, sehingga tidak menarik untuk di klik. 

Jika Anda pernah menemukan situs AGC di halaman pertama, sudah pasti kata kunci yang di ranking merupakan kata kunci yang panjang atau kata kunci yang salah di tulis oleh pengguna.

Dan juga biasanya, kata kunci tersebut memiliki persaingan yang sangat rendah dan bahkan tidak ada persaingan sama sekali. 

Meskipun demikian, tetap pilihan ada di tangan Anda untuk kreatif dalam penulisan judul yang bagus di baca, tidak aneh dan kaku.

  • Tulislah Artikel Yang Detail, Padat dan Lengkap

Menulis artikel yang detail sudah pasti akan panjang. Tapi, banyak yang salah kaprah di sini.

Sebagian blogger memaksakan menulis artikel yang panjang, supaya memenuhi syarat yang katanya bakalan seo friendly. 

Akibatnya, artikelnya jadi rancu dan menjadi jelek, karena lebih mengedepankan kuantitas daripada kualitas.

Perhatikan,

Jika memang topik yang akan Anda ulas tidak begitu detail dan padat, maka saya sarankan jangan memaksakan diri.

Contohnya begini,

Jika memang topik tersebut maksimalnya hanya 300-500 kata, maka jangan Anda paksakan untuk menjadi 600 kata atau 1000 kata.

Biasanya yang sering melakukan ini adalah para penulis bayaran yang belum profesional dan masih pemula. 

Kecuali Anda menulis artikel dengan metode menyadur. Sudah pasti panjang atau pendeknya tergantung dari artikel yang akan Anda sadur.

Anda mungkin ingin tahu, 

Brian Dean, pemilik situs backlinko, dalam studinya menganalisis sebanyak 1 juta pencarian di Google mengungkapkan, sekarang ini rata-rata penghuni halaman pertama panjang artikelnya di atas 1700 kata.

Anda bisa membaca lengkapnya di analisa backlinko.com ini.


dasar-nulis-artikel-seo-friendly


Mungkin Anda tertarik,

Anda tetap bisa menulis artikel yang singkat, padat dan jelas, khusus untuk merangking kata kunci yang jumlah pencariannya di bawah 1000 per bulan.

Dari data statistik di atas, biasanya artikel panjang di perlukan untuk merangking kata kunci yang memiliki persaingan yang tinggi dan sulit.

  • Perbanyak Internal-Linking Antar Artikel

Cara ini mengharuskan Anda membuat lebih dari satu artikel agar lebih mudah memberikan internal link antar artikel.

Anda bisa melihat contoh link antar artikel di postingan-postingan saya sebelumnya.

Perhatikan tulisan-tulisan yang berwarna biru dan di garis bawahi. Itulah contoh link antar artikel.

Sebelumnya,

Pastikan link antar artikel memiliki kaitan satu sama lain. Jangan seperti blogger kebanyakan yang memberikan link ke artikel yang berbeda dari topik yang di bahas.

Membahas topik A tapi link ke artikel yang membahas topik B. Pernah melihatnya?

Sekarang,

Anda tidak perlu khawatir mengenai jumlah batasan yang katanya maksimal 5 link per satu artikel. Mungkin yang bilang begitu baru belajar seo. 😁😄

Jika memang artikel terbaru memiliki kaitan dengan artikel Anda yang lain, berapapun banyaknya, silakan berikan link ke artikel yang lain tersebut.

Contoh terbaik link antar artikel bisa Anda lihat di situs Wikipedia.

Tujuan link antar artikel akan memberikan kekuatan yang maksimal antar artikel satu dengan yang lain dan dari sisi SEO.

Ketika salah satu artikel Anda mendapatkan backlink, secara otomatis, link-link yang ada di artikel tersebut ikut mendapat backlink dengan rasio 85%. Ini biasa di sebut dengan linkjuice.

 
panduan-seo
sumber:rohadiright.com



  • Link Keluar ke Situs Tepercaya Yang Berkaitan

Sebagian blogger sering terkecoh dan khawatir ketika memberikan link ke situs lain akan berdampak buruk bagi peringkat situsnya di halaman pertama mesin pencari.

Akibatnya, mereka sering memakai atribut no-follow ketika memberikan link keluar menuju situs lain.

Tidak masalah Anda memberikan link do-follow ke situs yang memang berkaitan dengan topik yang Anda bahas.

Google akan melihat situs Anda juga bagian dari situs tepercaya karena memberikan referensi ke situs lain yang sesuai topik.

Di sisi lain, referensi ini membantu pengunjung untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak lagi dari apa yang sudah mereka dari postingan Anda.

Anda mungkin tertarik,

Sedikit tips,

Atribut do-follow untuk link keluar yang masih berkaitan dengan topik yang Anda bahas dan atribut no-follow untuk situs-situs afiliasi, dimana Anda mencoba mempromosikan produk di dalam postingan.


  • Abaikan Keyword Density

Keyword density merupakan rasio seberapa sering kata kunci muncul di artikel.

Dulunya, sebelum Google update algoritma, pakar seo menyarankan rasionya sekitar 3%-5%, sebagian memberikan saran di bawah 3%.

Perhatikan,

Setelah update algoritma terbaru, saya rasa keyword density harus sekian persen sudah tidak perlu di pusingkan.

Meskipun sebagian blogger masih menerapkan keyword density sekian persen, namun Google sudah cukup pintar untuk melihat nilai dari artikel tersebut.

Sebaliknya, Anda harus lebih waspada jika rasio keyword density terlalu berlebihan, karena ini bisa di anggap keyword stuffing dan efeknya bisa tidak baik bagi situs Anda.

belajar-seo-blogspot
rohadiright

Lebih baik Anda fokus pada pengalaman pengguna. Dan jika ingin memasukkan kata kunci, gunakan LSI atau kata kunci turunan. Kita akan bahas setelah ini.

Intinya, jika artikel Anda memiliki nilai yang tinggi, maka secara otomatis kata kunci yang ingin anda optimalkan akan masuk dengan sendirinya.

Manfaatkan LSI Keywords.

Latent Semantic Indexing merupakan kata kunci turunan yang masih berkaitan dengan kata kunci utama.

tutorial-seo-lengkap
Jadi begini,

Misalnya Anda mencari referensi untuk menulis artikel tentang seo blogspot. Kemudian, Anda mengetik kata kunci "belajar seo blogspot".

Anda bisa melihat hasilnya di bagian paling bawah, yakni kata yang dicetak warna biru itulah LSI dari belajar seo blogspot.

Ketika menulis artikelnya, Anda bisa menambahkan kata-kata seperti: 

  • untuk pemula
  • cara mengaktifkan-di blog
  • wordpress
  • teknik-website
  • tutorial-lengkap
  • gratis
  • panduan
  • pdf
Jika Anda ingin mencari LSI dari suatu kata kunci, Anda bisa mengunjugi LSI Graph dan Ubbersuggest

  • Hindari Penggunaan Bold, Underline, Italic Secara Berlebihan

Ini adalah strategi yang saya lihat masih di gunakan oleh sebagian blogger, teruma memberikan tanda bold, italic dan underline pada kata kunci yang ingin di optimalkan.

Cara ini sudah lama ditinggalkan para pakar seo. Alasannya, Google akan secara otomatis memberikan bold ketika pengunjung mengetikkan kata kunci tersebut.

Saya pernah mengecek peringkat artikel di mesin pencari, dan menemukan kata kunci yang saya target di bold-kan sendiri oleh Google.

Penggunaan simbol-simbol ini tidak akan membuat posisi situs Anda berada di halaman pertama Google. 

Malah sebaliknya, bisa-bisa situs Anda malah di tinggalkan pengunjung karena terkesan tidak profesional.

Jangan gunakan secara berlebihan jika memang Anda lebih yakin peringkat situs akan berubah ketika memberikan simbol bold, italic dan underline pada kata kunci yang Anda bidik.

  • Manfaatkan Tag/Elemen H1-H2-H3

Suatu halaman website yang terpenting di lihat dari penggunaan elemen-elemen seperti tag atau heading h1, h2, dan h3.

Judul website biasanya mendapat jatah h1, khususnya di theme-theme bawaan asli dari wordpress atau blogspot. 

Sementara untuk judul artikel mendapat jatah h2, dan h3 untuk elemen situs yang berkaitan dengan artikel terkait (related post) atau widget.

Susunan kode theme bawaan dengan h1 di halaman depan (homepage) lebih bagus untuk situs yang membahas topik khusus (microniche).

Contoh:

SEO>>Belajar SEO>>Blackhat SEO>>PBN (microniche)

Namanya theme gratisan, sebagian blogger kurang menyukai karena tidak dinamis dan tidak seo friendly seperti theme-theme berbayar yang di jual di pasaran.

Theme berbayar memiliki susunan kode yang ramah dan headingnya akan berubah ketika berada di halaman postingan, menjadi judul postingan untuk elemen H1, tidak lagi di judul homepage.

Elemen h1 Anda wajib menjadi judul postingan, terutama ketika Anda ingin menulis postingan berbau SEO. Untuk elemen kedua bisa di manfaatkan di sub-judul artikel.

Bagian terbaiknya,

Pengaturan elemen heading ini sangat mudah Anda lakukan di Wordpress self-hosted, bukan wordpress.com.

Sementara untuk Blogger, Anda bisa mencari template seo friendly di situs-situs template gratis khusus blogger.

  • Modifikasi URL Agar Lebih Singkat dan Pastikan Ada Kata Kunci Utama

Judul artikel Anda pada url sebaiknya dibuat singkat, dan masukkan kata kunci utama agar lebih topik postingan gampang di kenali oleh mesin pencari. 

Jadi bukan menumpuk kata kunci utama seperti banyak yang dilakukan blogger pemula.

Misalnya begini;

Judul: 10+5 Panduan Cara Menulis Artikel SEO Friendly. DIJAMIN BISA!

Permalink yang baik buat SEO: /panduan-menulis-artikel-seo-friendly

Maksimalkan lima kata agar kata kunci yang Anda bidik lebih gampang bersaing di SERP.

Silakan gunakan permalink yang panjang jika Anda ingin merangking banyak kata kunci. Tapi kekurangannya, akan butuh waktu yang lama agar semua kata kunci bisa bersaing di mesin pencari.

Stephan Spencer mewawancarai Matt Cutts mengenai hal ini dan Mr. Cutts merekomendasikan untuk menggunakan minimal 3 kata dan maksimal 5 kata di url atau permalink.



If you can make your title four- or five-words long – and it is pretty natural. If you have got a three, four or five words in your URL, that can be perfectly normal. As it gets a little longer, then it starts to look a little worse. Now, our algorithms typically will just weight those words less and just not give you as much credit.
Jika Anda pengguna blogspot, cara merubahnya sangat gampang.

Perhatikan gambar berikut ini:

gratis-mempelajari-seo-artikel
 
Untuk pengguna Wordpress:

 
belajar-wordpress-seo
sumber:rohadiright.com

Para pakar SEO menyarankan untuk memaksimalkan permalink, sebaiknya jangan lebih dari 90 karakter (termasuk url domain)

  • Mengoptimalkan Meta Deskripsi



Paragram pertama memang sebaiknya di masukkan kata kunci utama supaya membuatnya lebih SEO friendly. Tapi, sebagian blogger masih kesulitan menambahkan kata kunci utama tanpa membuat kalimatnya terlihat kaku.

Solusinya,

Tempatkan kata kunci di meta deskripsi untuk memberikan sinyal ke mesin pencari, tanpa Anda harus pusing bagaimana menempatkan keyword di paragraf pertama.

Jika Anda pengguna blogspot, Anda bisa menambahkan kalimat untuk mesin pencari di bagian editor, menu searh description di sisi kanan.


Sementara untuk pengguna Wordpress self-hosted, Anda bisa menggunakan plugin-plugin SEO yang banyak di gunakan ini:

  • Platinum SEO Pack
  • SEO by YOAST
  • AIO SEO Pack 

Perhatikan,

Penulisan kalimat di meta deskripsi haruslah yang mengundang penasaran calon pengunjung, karena nantinya juga akan dibaca oleh manusia. Jadi tidak hanya di baca oleh mesin pencari.

Karena Google membatasi sekitar 160 karakter untuk penulisan di meta deskripsi, jadi perhatikan kalimat apa yang akan Anda tulis. Jangan terlalu panjang atau sebagian kalimatnya akan terpotong.

Jangan menjejali meta deskripsi dengan kata kunci utama dan kata kunci turunannya, karena ini berkaitan dengan pengalaman pengguna bagaimana mereka berinteraksi.

Bagian terbaiknya,

Anda bisa membuat meta deskripsi dengan mencontoh situs-situs yang muncul di halaman pertama berdasarkan kata kunci utama yang Anda bidik.

Posisikan diri Anda sebagai pengunjung, mana yang akan Anda klik dan tirulah konsep penulisan meta deskripsinya.



  • Penggunaan Atribut Alt Image

Image atau gambar juga bagian dari seo. Tidak jarang beberapa situs bisa mendapatkan peringkat yang bagus di halaman pertama Google karena memaksimalkan atribut pada alt image.

Kenapa begitu!?

Gambar yang relevan dengan pembahasan artikel bisa meningkatkan pengalaman pengguna, karena biasanya ada beberapa poin yang hanya bisa di jelaskan dengan gambar. 

Contoh ya pembahasan atribut alt image ini. Saya yakin Anda akan lebih mudah memahami jika ada gambarnya, bukan!? 😎 

gambar-belajar-seo-pemula

Contoh gambar di atas adalah pengaturan untuk wordpress. Untuk blogger sendiri, pengaturannya lebih mudah.

Di bagian editor, Anda tinggal memasukkan gambar, lalu klik gambarnya, dan klik menu properties. 

alt-image-belajar-seo-khusus-newbie

Bagi Anda yang sering mempublikasikan artikel puluhan sampai ratusan per bulan, Saya sarankan gunakan plugin yang mampu mengoptimalkan gambar agar lebih mudah di indeks Google. 

Salah satu plugin yang bisa Anda gunakan khusus untuk pengguna wordpress adalah SEO Friendly Images. Plugin terbaik untuk urusan optimasi gambar yang baik di mata Google.

Neil Patel dari Quicksprout memberikan panduan lengkap bagaimana mengoptimalkan meta tags pada image. Anda bisa belajar lebih jauh jika memang tertarik.


  • Berikan Nilai Lebih Pada Artikel Anda

Gambar yang berkualitas dan detail artikel belum cukup untuk bersaing di halaman pertama Google. Anda harus lebih banyak memasukkan berbagai referensi yang memang relevan dengan topik yang Anda bahas.

Contoh:

  • Video
  • Chart
  • Tabel
  • Infographics
  • Peta

Google akan melihat artikel Anda berkualitas karena memberikan informasi yang kaya dan bergizi.

Pengunjung tentu akan merasa senang karena informasi yang mereka dapatkan sangat memuaskan dan mudah di pahami karena adanya berbagai media pendukung seperti yang saya sebut di atas.


Menurut Quicksprout, Informasi yang kaya media dibaca lebih banyak dengan rasio 94% daripada informasi yang tanpa media pendukung yang berkaitan.


pejuang-belajar-seo-sampai-bisa





Anda mungkin tertarik,

Artikel yang memuat infographics di dalamnya memiliki kesempatan 3x untuk mendapatkan share dan like di platform sosial media.


ayo-belajar-seo-dengan-giat




Orang lebih mudah memahami konten yang secara visual di tampilkan seperti infographics dibandingkan informasi dalam bentuk kata-kata. Ini adalah pernyataan dari Neomam.com.



Luar biasa...


visualisasi-belajar-seo-pemula




  • Gunakan Variasi Kata Kunci

Anda bisa menggunakan LSI jika khawatir kata kunci yang Anda masukkan terlalu banyak dan tidak wajar.

Bagian terbaiknya,

Saya mencoba memberikan Anda contoh bagaimana menggunakan LSI berikut ini.

Kata kunci: belajar seo blogspot

Saya akan membantu Anda belajar seo blogspot paling mudah yang Anda temui di internet. Panduan ini khusus untuk pemula yang ingin eksis di dunia maya. Pertama-tama, saya akan mengajarkan Anda bagaimana cara mengaktifkan seo di blog. Untuk wordpress, saya akan mengulasnya lain kali. Teknik ini cocok untuk Anda yang ingin membuat website lebih ramah di mesin pencari google. Semua tutorial ini sangat lengkap karena referensi saya ambil dari sumber tepercaya. Kabar gembiranya, semuanya gratis dan jika diminta, saya akan membuatkan versi pdf sehingga anda bisa membacanya kapan saja.


Anda jauh lebih aman menggunakan LSI untuk merangking kata kunci utama lebih cepat. Google akan melihat artikel Anda bernilai karena memberikan informasi yang di cari pengunjung.

Tentu saja, jangan lupa juga masukkan kata kunci lain yang masih ada kaitannya dengan kata kunci utama yang Anda bidik.

Khusus untuk LSI, tidak masalah jika Anda menulis artikel seperti contoh di atas. Tapi jangan lakukan cara yang sama untuk kata kunci yang ingin Anda bidik.

Sebar kata kunci utama di berbagai paragraf untuk meminimalisir intensitas penggunaan kata kunci secara berlebihan.

Jika masih bingung, berikut ini penjabaran bagus dari Moz.com

artikel-yang-bagus-buat-belajar-seo-friendly


































Sekarang,
 

  • Intisari

Semua panduan cari menulis artikel yang seo friendly ini harus Anda lakukan pelan-pelan dan usahakan senatural mungkin. Ketika Anda menulis, Lakukan dengan santai.

Menulis artikel yang berkualitas memang membutuhkan waktu. Pastikan Anda juga menulis untuk mesin pencari untuk meningkatkan peringkat situs di Google.

Tapi ingat, berlebihan menggunakan strategi optimasi on-page pada postingan tidak di sarankan. 


Dengan kata lain, berhenti menulis untuk SEO. Lupakan dulu ketika Anda mulai menuangkan ide dan gagasan.

Lakukan perbaikan ketika Anda sudah selesai menulis. Anda bisa menambahkan kata kunci, mengurangi kalimat yang rancu, memberikan link ke artikel yang relevan, memasukkan LSI dan seterusnya.

Sebelum Anda memulai, pastikan melakukan riset kata kunci terlebih dahulu untuk memastikan artikel yang akan Anda tulis memiliki jumlah pencarian yang cukup.

Sekian pembahasan untuk panduan cara menulis artikel yang seo friendly ini. Semoga bermanfaat.

Ada yang ingin di tanyakan? Silakan tinggalkan komentar Anda.

Note: Jika Anda tertarik, baca juga artikel 100 Peluang Bisnis Online Yang Mudah Di Lakukan ini untuk menemukan ide peluang usaha rumahan terbaik yang bisa Anda lakukan.